07 Mei

Menurut Mitos Pernikahan, Jangan Lakukan 4 Hal Ini pada Gaun Pengantin!

Oleh Admin Kategori Tips - Tips Pernikahan

 Dear, membahas mitos memang nggak ada habisnya ya. Kerap mengaitkan segala sesuatu dengan kejadian yang terjadi setelahnya, walau tingkat kebenarannya tak pasti, hingga saat ini mitos masih memiliki posisi penting dalam keseharian masyarakat kita. Baik itu hal-hal berbau mistis, kesehatan, bahkan pernikahan, ada saja mitos yang membumbuinya.

Setelah pada artikel sebelumnya kita membongkar asal-usul mitos yang melarang pernikahan antara suku Sunda dan suku Jawa, kali ini kami akan mengajakmu mengetahui mitos pernikahan lainnya, yakni seputar gaun pengantin. Berikut selengkapnya:

1. Gaun Pengantin Sobek
Gaun pengantin sobek, siapa sih yang menginginkan hal buruk ini terjadi? Namun, terkadang, di luar kontrol kita, ada saja hal-hal tak diinginkan yang menyebabkan gaun pengantin sobek.

Tahukah, Dear? Terkait hal ini, ada sebuah mitos pernikahan yang menyebutkan bahwa sobeknya gaun pengantin, terlebih di hari pernikahan, adalah sebuah pertanda buruk untuk rumah tangga pengantin di kemudian hari.

Mitos pernikahan ini menyebutkan, gaun pernikahan yang sobek menyiratkan pesan bahwa pernikahan yang sedang dilangsungkan akan berakhir dengan kematian sang pengantin pria.

2. Jangan Menjahit Gaun Pengantin
Entah apa dasarnya, sebuah mitos menyebutkan bahwa calon pengantin perempuan dilarang untuk menjahit gaun pengantinnya. Menurut mitos ini, setiap jahitan yang dilakukan calon pengantin pada gaun pengantinnya akan berubah menjadi air mata yang menghiasi kehidupan rumah tangganya kelak.

3. Sarang Laba-laba di Gaun Pengantin = Keberuntungan
Apa yang akan kamu rasakan ketika menemukan sarang laba-laba di gaun pengantinmu? Ketakutan mungkin menjadi jawabanmu ya, Dear. Namun, tahukah? Sebuah mitos menyebut bahwa sarang laba-laba di gaun pengantin adalah tanda keberuntungan.

Ketika seorang perempuan menemukan sarang laba-laba di gaun pengantinnya, ia akan dianggap beruntung karena berarti pernikahannya akan langgeng dan membawa rezeki yang berlimpah.

4. Warna Merah Tidak Boleh Dipergunakan untuk Gaun Pengantin
Di negara barat, memilih warna merah untuk gaun pengantin menjadi hal yang sangat dipantang. Alasannya, warna merah diartikan sebagai simbol kematian. Oleh karenanya, warna putih, gading, dan cream menjadi warna-warna yang disarankan.

Jika ada seorang calon pengantin yang nekat menggunakan warna merah untuk gaun pengantinnya, mitos pernikahan ini menyebutkan, nasib yang sangat buruk akan melanda kehidupan pernikahan pasangan. Selain warna merah, penggunaan bahan satin pun dilarang dan disarankan memilih bahan sutera.

Komentar
    • Belum Ada Komentar
Tambahkan Komentar

Indonesia English